![]() |
| Bendera Uni Eropa terlihat di markas besar Komisi Eropa di Brussel, Belgia. (Antaranews) |
Kaltengmaju.com – Uni Eropa (UE) menegaskan bahwa Rusia dan Amerika Serikat tidak dapat disamakan dalam sengketa uji coba senjata nuklir yang kembali mencuat. Pernyataan ini disampaikan juru bicara Komisi Eropa, Anitta Hipper, di Brussels pada Kamis (30/10).
Hipper menyoroti laporan mengenai uji coba rudal jelajah bertenaga nuklir Rusia, Burevestnik, yang dinilai memperburuk ketegangan global. “Alih-alih memilih perdamaian, Rusia terus meningkatkan eskalasi melalui tindakan dan retorikanya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa AS belum melakukan uji coba senjata nuklir eksplosif selama beberapa dekade dan menilai Rusia sebagai pihak yang melanggar hukum internasional karena masih melancarkan agresi terhadap Ukraina.
UE juga menyerukan agar semua negara, termasuk Rusia dan AS, tetap mematuhi komitmen dalam Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT).
Sumber: Anadolu
.jpg)