Ekonom: Penurunan Tarif AS-China Bisa Tekan Daya Saing Indonesia

Presiden China Xi Jinping (kanan) berjalan bersama Presiden AS Donald Trump (kedua kanan). (Antaranews)

 Kaltengmaju.com – Penurunan tarif dagang Amerika Serikat (AS) terhadap China dari 57 persen menjadi 47 persen dinilai dapat memperketat persaingan bagi negara produsen lain, termasuk Indonesia.

Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal, mengatakan turunnya tarif tersebut bisa membuat produk China kembali lebih kompetitif di pasar AS meski masih terkena bea masuk lebih tinggi dibanding ASEAN. 

“Produk China tetap bisa bersaing karena biaya produksinya jauh lebih murah,” ujarnya, Jumat (30/10).

Sementara itu, Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira, menilai mencairnya hubungan dagang AS-China bisa mengurangi peluang Indonesia menarik relokasi industri dari China. 

Ia menekankan pentingnya Indonesia memperkuat posisi tawar dalam negosiasi tarif dengan AS agar tidak kehilangan momentum investasi.

Sumber: Antaranews

Lebih baru Lebih lama