![]() |
| Petani mengambil bibit padi untuk ditanam menggunakan mesin di lahan, Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. (ANTARA) |
PALANGKA RAYA, Kaltengmaju.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong transformasi sektor pertanian melalui penerapan program Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) berbasis teknologi dan inovasi.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Anang Dirjo, mengatakan PM-AAS mengedepankan mekanisasi, teknologi digital, dan tata kelola pertanian yang modern, efisien, serta berkelanjutan.
Program yang diinisiasi Kementerian Pertanian tersebut dirancang untuk meningkatkan produktivitas padi melalui sistem budi daya terstruktur dengan pemanfaatan teknologi canggih.
Pada 2026, Kalimantan Tengah mendapat target pelaksanaan PM-AAS seluas 14.017 hektare sebagai bagian dari percepatan swasembada pangan nasional.
Anang menegaskan keberhasilan target itu membutuhkan sinergi antara pemerintah, penyuluh pertanian, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar produktivitas mencapai 10 ton gabah per hektare.
Penerapan PM-AAS juga diharapkan mendukung visi pembangunan Kalteng dengan memperkuat ketahanan pangan, mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sumber: Antaranews
.jpg)