![]() |
| Ketua Komisi III DPRD Barut, H. Tajeri bersama Bupati Barut, H Shalahuddin saat pertemuan antara Pemkab dan DPRD Barito Utara dengan BNNP Kalteng di Gedung Balai Antang. (prokalteng) |
MUARA TEWEH, Kaltengmaju.com – Kebutuhan akan pusat rehabilitasi pecandu narkotika di Kabupaten Barito Utara dinilai semakin mendesak seiring meningkatnya ancaman peredaran gelap narkoba di daerah tersebut.
Pembahasan penanganan masalah ini mengemuka dalam pertemuan antara DPRD dan Pemkab Barito Utara bersama BNNP Kalimantan Tengah di Balai Antang pada Rabu (11/2) guna menyinkronkan langkah penanggulangan di tingkat lokal.
Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, H. Tajeri, mengungkapkan keprihatinannya karena jumlah pengguna narkoba di wilayah tersebut disebut telah menembus lebih dari seribu orang sementara fasilitas rehabilitasi belum tersedia secara memadai.
Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Barito Utara di bawah kepemimpinan Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan agar menjadikan pembangunan rumah rehabilitasi sebagai prioritas daerah.
DPRD berharap kolaborasi antara eksekutif, legislatif, dan BNNP Kalteng dapat segera merealisasikan fasilitas pemulihan tersebut sebagai langkah nyata menyelamatkan generasi muda dari jerat narkotika.
Sumber: Prokalteng.co
.jpg)