%20sekaligus%20Gubernur%20Jambi%20Al%20Haris.%20(Antaranews).jpg) |
| Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) sekaligus Gubernur Jambi Al Haris. (Antaranews) |
Kaltengmaju.com – Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) sekaligus Gubernur Jambi, Al Haris, mengungkapkan dampak pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) saat bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta, Selasa.
Menurutnya, penurunan TKD mempersulit daerah membayar tunjangan tambahan penghasilan (TPP), operasional pegawai, serta kewajiban terhadap ASN dan PPPK. “Dengan TKD yang turun, banyak daerah kesulitan menjaga keseimbangan APBD 2026,” ujarnya.
Ia menambahkan, daerah dengan pendapatan asli daerah (PAD) kecil paling terdampak karena sangat bergantung pada TKDD. Di Jambi, TKD turun dari Rp4,6 triliun menjadi Rp3,1 triliun, yang dinilai bisa memengaruhi stabilitas fiskal daerah.
Meski begitu, Menteri Keuangan berjanji akan mengevaluasi pelaksanaan APBN dan APBD 2026. Pertemuan juga dihadiri sejumlah gubernur, termasuk dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, Maluku Utara, dan Aceh.
Sumber: Antaranews