Aplikasi Pelacak Petugas Imigrasi Dihapus Apple dan Google

Ilustrasi blokir. (Pexels)


 Kaltengmaju.com – Apple dan Google menghapus sejumlah aplikasi yang memungkinkan pengguna melaporkan keberadaan petugas Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE).

Langkah ini dilakukan setelah pemerintahan Presiden Donald Trump mendesak Apple menurunkan aplikasi populer ICEBlock, yang dinilai membahayakan keselamatan petugas imigrasi.

Pengembang aplikasi, Joshua Aaron, membantah tuduhan itu. Ia menegaskan ICEBlock hanya bertujuan membantu masyarakat waspada terhadap operasi penegakan imigrasi mendadak, mirip seperti fitur laporan razia di Waze atau Google Maps.

Apple menyatakan aplikasi tersebut melanggar kebijakan karena membagikan informasi lokasi individu atau kelompok. Google kemudian turut menghapus versi Android-nya.

Aktivis hak imigrasi mengecam keputusan ini. Mereka menilai Apple dan Google tunduk pada tekanan politik, dan langkah tersebut mengancam kebebasan berekspresi.

Pemerintah AS berdalih penghapusan dilakukan demi alasan keamanan, meski belum ada bukti aplikasi itu digunakan untuk menyerang petugas ICE.

Sumber: Antaranews

Lebih baru Lebih lama