BI Bantah Jual Cadangan Emas 11 Ton pada Juli 2025

Arsip foto - Petugas menata emas batangan di Butik Emas Logam Mulia (BELM) Antam Setiabudi, Jakarta. (Antaranews)


 Kaltengmaju.com – Bank Indonesia (BI) menegaskan tidak menjual cadangan emas sebanyak 11 ton pada Juli 2025, menanggapi laporan yang sempat beredar di publik.

“Bank Indonesia tidak melakukan penjualan emas sebagaimana disebutkan,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, di Jakarta, Senin (6/10). Ia mengimbau masyarakat mengacu pada data resmi BI.

Isu ini muncul setelah laporan World Gold Council (WGC) menyebut adanya pengurangan cadangan emas BI berdasarkan data IMF. Namun, data resmi IMF justru menunjukkan kenaikan nilai emas moneter Indonesia dari 8,32 miliar dolar AS pada Juni menjadi 8,35 miliar dolar AS pada Juli 2025.

BI menegaskan seluruh data cadangan devisa, termasuk emas moneter, bersumber dari otoritas nasional dan sesuai laporan resmi ke IMF.

Per Juli 2025, cadangan devisa Indonesia mencapai 152 miliar dolar AS, cukup untuk membiayai 6,3 bulan impor dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Sumber: Antaranews

Lebih baru Lebih lama