![]() |
| Kepala UPT Taman Budaya Wildae D. Binti. (introgator.com) |
PALANGKA RAYA, Kaltengmaju.com – Kepala UPT Taman Budaya Wildae D. Binti menyampaikan bahwa pertunjukan Dayak Opera menjadi wadah pemberdayaan seniman lokal sekaligus mengenalkan kekayaan budaya Kalimantan Tengah kepada masyarakat.
Sutradara Dayak Opera, Arbendi I. Tue, menjelaskan bahwa opera ini merupakan satu-satunya di Asia Tenggara yang memadukan seni vokal, tari, dan teater untuk memperkenalkan budaya Dayak secara cerdas dan beradab.
Nyai Nyalong Apoi 2 mengisahkan perjuangan rakyat Dayak melawan penindasan Raja Asang Bukut pada abad ke-2 Masehi, dengan tokoh utama seorang perempuan sakti dan agung, Nyai Nyalong Apoi.
Pertunjukan ini melibatkan kolaborasi sepuluh sanggar seni di Palangka Raya dan komunitas kreatif lainnya, membuktikan bahwa seni budaya Dayak bisa dipentaskan secara megah sekaligus sarat makna.
Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi masyarakat, ruang kolaborasi antarseniman, dan diharapkan melahirkan generasi baru seniman yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Tengah di tingkat nasional maupun internasional.
Sumber: introgator.com
.webp)