![]() |
| Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, saat melambaikan tangan dari atas kapal wisata susur sungai di Sungai Kahayan Kota Palangka Raya. (Foto: MMC Kalteng) |
PALANGKA RAYA, Kaltengmaju.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terus mematangkan pengelolaan kapal susur sungai guna mendukung pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Plt. Kepala Disbudpar Kalteng Adi Soeseno mengatakan pengelolaan kapal wisata harus dilakukan secara profesional dan berkelanjutan agar mampu meningkatkan daya tarik destinasi serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan kapal susur sungai membutuhkan kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, organisasi masyarakat, dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sehingga operasionalnya berjalan optimal.
Saat ini, Pemprov Kalteng memiliki empat unit kapal susur sungai yang akan dimanfaatkan melalui kerja sama dengan pemerintah kabupaten maupun pihak ketiga, dengan skema kerja sama yang masih dalam tahap finalisasi.
Adi menambahkan, pemanfaatan kapal tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran untuk mengoptimalkan aset daerah sekaligus memperkuat sektor pariwisata, termasuk mendukung kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.
Pengoperasian kapal wisata diharapkan menghadirkan layanan yang aman dan berkualitas, membuka peluang usaha bagi masyarakat, serta memperkuat citra pariwisata Kalimantan Tengah di tingkat nasional maupun internasional.
Sumber: MMC Kalteng
.jpg)