Perkuat Layanan Rohani Pasien, RSUD Muara Teweh dan Kemenag Barito Utara Siapkan Kerja Sama

Kemenag Barut dan RSUD Muara Teweh Siapkan Kerja Sama Pelayanan Keagamaan. (foto : Kemenag Barut)

Muara Teweh, Kaltengmaju.com
– Dalam upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih holistik, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi strategis dari jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Utara pada Kamis (7/5/2026).

Kehadiran rombongan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kankemenag Barito Utara, H. Arbaja, disambut hangat oleh Direktur RSUD Muara Teweh, dr. Hj. Wahidah Asurawati, beserta jajaran manajemen. Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban ini digelar di ruang pertemuan utama rumah sakit setempat.

Dalam kunjungan tersebut, Kakanmenag H. Arbaja turut didampingi oleh sejumlah staf kementerian, termasuk Penyelenggara Zakat dan Wakaf serta Penyuluh Agama Kristen.

Fokus utama dari pertemuan lintas instansi ini adalah persiapan penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kesepakatan ini dirancang khusus untuk memperkuat pelayanan keagamaan dan pembinaan mental spiritual lintas agama bagi para pasien rawat inap di lingkungan RSUD Muara Teweh.

Kedua belah pihak secara intensif membahas berbagai rumusan program yang humanis agar pendampingan spiritual tersebut dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi pasien, keluarga pendamping, maupun para tenaga kesehatan yang bertugas.

Kakanmenag Barito Utara, H. Arbaja, memaparkan bahwa sinergi ini merupakan langkah strategis yang sangat krusial. Menurutnya, pelayanan rumah sakit yang paripurna tidak hanya berfokus pada penyembuhan fisik secara medis, melainkan juga harus mengakomodasi kebutuhan spiritual masyarakat.

Dukungan keagamaan dinilai memiliki peran vital dalam memberikan ketenangan batin, motivasi hidup, serta dorongan moral bagi para pasien yang tengah berjuang melawan penyakit.

“Kami berharap melalui koordinasi ini dapat terjalin kerja sama yang baik antara Kementerian Agama dan RSUD Muara Teweh dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Pendampingan spiritual sangat penting untuk membantu memberikan penguatan mental dan ketenangan bagi pasien maupun keluarga,” ujar H. Arbaja memberikan penegasan.

Pihak Kemenag Barito Utara juga memastikan kesiapan instansinya dalam mendukung program ini, salah satunya dengan menerjunkan para penyuluh agama dari berbagai keyakinan agar pelayanan di rumah sakit bersifat inklusif.

Menanggapi rencana kolaborasi tersebut, Direktur RSUD Muara Teweh, dr. Hj. Wahidah Asurawati, memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Kemenag Barito Utara. Ia sepakat bahwa aspek psikologis dan spiritual sangat memengaruhi tingkat keberhasilan perawatan medis seorang pasien.

Pihak manajemen RSUD berharap rumusan PKS ini dapat segera dimatangkan agar program pembinaan sosial dan keagamaan tersebut bisa lekas diimplementasikan.

Melalui komunikasi dan sinergitas yang terbangun antara Kemenag Barito Utara dan RSUD Muara Teweh ini, diharapkan kualitas pelayanan publik daerah ke depannya dapat menjadi lebih humanis, inklusif, dan berorientasi penuh pada pemenuhan hak-hak masyarakat luas.

(slh/Sumber : Kemenag Barut)

Lebih baru Lebih lama