![]() |
| Gubernur Kalteng Agustiar Sabran diajak berswafoto oleh sejumlah mahasiswi di Palangka Raya pada akhir 2025 lalu. (HO-Disdik Kalteng) |
PALANGKA RAYA, Kaltengmaju.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan bantuan pendidikan bagi siswa dan mahasiswa tetap berjalan meski diterapkan efisiensi anggaran.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Reza Prabowo, menegaskan program Kartu Huma Betang Sejahtera menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan pendidikan daerah.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena kendala ekonomi.
Melalui program KHBS, bantuan diberikan kepada 35.000 siswa SMA, SMK, dan SKH berupa dana tunai Rp500 ribu serta perlengkapan sekolah senilai Rp1 juta per tahun ajaran.
Untuk mahasiswa, subsidi UKT yang menjangkau 3.060 penerima pada 2025 ditingkatkan menjadi 15.000 orang pada 2026 dengan sistem digital terintegrasi guna menjamin transparansi dan ketepatan sasaran.
Sumber: Antara Kalteng
.jpg)