Ringankan Beban Masyarakat, Pemprov Salurkan Ribuan Logistik untuk Korban Banjir di Mura

 


PURUK CAHU, KaltengMaju.com - Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Katma F. Dirun didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Sayuti Syamsul dan Kalaksa BPBPK, Ahmad Toyib melakukan pemantauan bencana banjir di Kabupaten Murung Raya, Kamis (24/10).

Dalam pemantauan tersebut, Plt Sekda bersama Kepala Perangkat Daerah Kalteng terkait turut mendistribusikan paket logistik di Kelurahan Beriwit dan Desa Juking Pajang, Kecamatan Murung.

Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran melalui Plt Sekda meminta untuk menyambangi masyarakat dan menyerahkan langsung bantuan berupa logistik sebanyak 4.297 paket, yang setiap paketnya berisi 10 kg beras, 1 kg gula pasir, 1 liter minyak goreng, 1 kaleng sarden, 150 gram kopi, 10 bungkus mi instan, serta obat-obatan. Selain itu, Pemprov juga menyediakan 2.000 kaleng biskuit.

Turut ikut serta dalam kegiatan tersebut Kepala BPBD Provinsi Kalteng, Alpius, Pj Sekda Mura, Rudie Roy, Asisten I Setda Mura, Rahmat K. Tambunan, Kalaksa BPBD Mura, Fitrianul Fahriman, Camat Murung, Ivan Sugita, Lurah, Kades dan jajaran terkait lainnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Kalteng, yang hadir langsung untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir khususnya di Kecamatan Murung dan melaporkan ada beberapa rumah warga yang hanyut dan terbakar,” kata Camat Murung, Ivan Sugita.

Dalam arahannya, Plt Sekda Provinsi Kalteng, Katma F Dirun menyampaikan tujuan diberikan bantuan ini agar dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.

“Ini juga merupakan wujud kepedulian dari Pemprov Kalteng terhadap masyarakat Kabupaten Murung Raya yang tengah menghadapi bencana banjir,” tutur Katma

Penyerahan bantuan kemudian dilakukan secara simbolis dan akan didistribusikan Kepala Desa kepada warga yang terdampak.

Ia juga menyampaikan kepada Kepala Desa dan jajarannya agar membantu menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak banjir dan bagi yang belum mendapat bantuan agar segera melaporkan ke Camat setempat. 

Sumber: diskominfo)


 

Lebih baru Lebih lama