SMSI Kalteng Siap Gandeng Bawaslu Perkuat Pengawasan Pemilu 2029

SMSI Kalteng siap bekerja sama dengan Bawaslu untuk memperkuat pengawasan Pemilu 2029 melalui pemberitaan edukatif dan partisipasi masyarakat. (Foto : Istimewa)

PALANGKA RAYA, Kaltengmaju.com
– Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Tengah menyatakan kesiapan menjalin kerja sama dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalimantan Tengah untuk memperkuat pengawasan Pemilu 2029 melalui pemberitaan dan keterlibatan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua SMSI Kalimantan Tengah, Akhiruddin, saat bertemu dengan Ketua Bawaslu Kalimantan Tengah, Satriadi, di Kantor Bawaslu Kalimantan Tengah pada 14 Oktober 2026.

Pertemuan itu menjadi langkah awal penjajakan kerja sama antara organisasi perusahaan media siber dan lembaga pengawas pemilu dalam memperluas penyebaran informasi kepemiluan.

Media Berperan dalam Pengawasan Pemilu

Akhiruddin mengatakan, SMSI memiliki tanggung jawab untuk mendukung pelaksanaan demokrasi yang berkualitas. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui pemberitaan yang informatif dan edukatif mengenai tahapan serta pengawasan pemilu.

“SMSI sebagai organisasi yang menghimpun perusahaan media tentu mendukung program Bawaslu dalam menyukseskan pemilu, khususnya di bidang pengawasan. Media juga memiliki fungsi kontrol sosial yang berkaitan erat dengan upaya pengawasan pemilu,” ujarnya.

Menurutnya, fungsi media sebagai kontrol sosial sejalan dengan upaya Bawaslu mengawal penyelenggaraan pemilu agar berjalan sesuai ketentuan.

Ia berharap Bawaslu Kalimantan Tengah memberikan ruang dan akses informasi kepada perusahaan media untuk meliput tahapan pemilu, terutama pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan.

Keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik, lanjut Akhiruddin, dapat mendukung penyajian berita yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

SMSI Kalteng Naungi 78 Perusahaan Media

Akhiruddin menyebutkan, SMSI Kalimantan Tengah saat ini menaungi 78 perusahaan media. Jaringan tersebut dinilai menjadi potensi untuk memperluas jangkauan informasi kepemiluan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu 2029.

Melalui kerja sama yang direncanakan, perusahaan media diharapkan dapat membantu masyarakat memahami tahapan pemilu serta pentingnya keterlibatan publik dalam mengawasi proses demokrasi.

Bawaslu Terbuka terhadap Kemitraan

Sementara itu, Satriadi menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Ia menyatakan Bawaslu terbuka untuk menjalin kemitraan dengan SMSI sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan pemilu dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Menurutnya, dukungan organisasi media dapat membantu Bawaslu menyebarluaskan informasi kepemiluan. Pemberitaan pers juga berperan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tahapan, aturan, dan pentingnya pengawasan pemilu.

Satriadi menjelaskan, keterbatasan jumlah personel pengawas hingga tingkat tempat pemungutan suara (TPS) menjadi salah satu alasan pentingnya partisipasi masyarakat.

Karena itu, keterlibatan publik dan dukungan perusahaan media diharapkan dapat memperluas jangkauan pengawasan serta mendorong penyelenggaraan Pemilu 2029 yang demokratis, transparan, dan berintegritas.

Lebih baru Lebih lama