![]() |
| Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo. (MMC Kalteng) |
PALANGKA RAYA, Kaltengmaju.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 diarahkan untuk memperkuat pelayanan dasar, menjaga daya beli, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo saat menjawab pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Jumat (11/9/2026).
Pemprov Kalteng memprioritaskan anggaran untuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan UMKM, pertanian, serta ketahanan pangan.
Di bidang infrastruktur, pembangunan dan pemeliharaan jalan diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang, dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan.
Sementara sektor kesehatan dan pendidikan diperkuat melalui pemerataan tenaga serta fasilitas kesehatan, layanan bagi wilayah terpencil, hingga Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) untuk membantu biaya pendidikan dan kuliah masyarakat sesuai kriteria penerima.
Pemprov Kalteng juga mendorong pengembangan UMKM, pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif, serta perlindungan masyarakat dari dampak karhutla, dengan memastikan efisiensi anggaran dilakukan pada kegiatan nonprioritas tanpa mengurangi pelayanan dasar dan program yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.
Sumber: MMC Kalteng
.jpg)