![]() |
| Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran saat menjawab pertanyaan insan pers dalam pertemuan media di Istana Isen Mulang. (Tribun Kalteng) |
PALANGKA RAYA, Kaltengmaju.com - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, meminta seluruh jajaran pemerintah tidak bekerja dengan pola ABS atau Asal Bapak Senang usai polemik proyek pengecatan jalur biru di Kota Palangka Raya.
Agustiar menilai polemik tersebut muncul karena pelaksana proyek hanya memberi instruksi kepada bawahan tanpa turun langsung melakukan pengawasan di lapangan.
Ia juga mengingatkan agar pekerjaan tidak dipaksakan apabila sejak awal belum benar-benar siap untuk dilaksanakan.
Meski menuai kritik, Agustiar menegaskan proyek jalur biru dibuat untuk menata ruang publik agar lebih nyaman bagi pejalan kaki, pesepeda, dan masyarakat yang berolahraga.
Gubernur Kalteng itu juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat serta menyatakan siap bertanggung jawab atas polemik proyek jalur biru tersebut.
Sumber: Tribun Kalteng
.jpg)