![]() |
| Plt Kadisdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo saat diwawancarai awak media di Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya. (KOMPAS.COM) |
PALANGKA RAYA, Kaltengmaju.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan tidak ada pemangkasan gaji guru maupun pemecatan tenaga honorer di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, meminta para guru tidak khawatir karena pemerintah daerah tetap memprioritaskan sektor pendidikan.
Reza mengatakan Pemprov Kalteng masih membutuhkan sekitar 1.500 tenaga pendidik tambahan untuk memenuhi kebutuhan sekolah di wilayah pelosok.
Menurutnya, persoalan utama pendidikan di Kalimantan Tengah saat ini bukan jumlah guru, melainkan distribusi tenaga pengajar yang belum merata.
Dinas Pendidikan Kalteng juga tengah menyiapkan sistem pembelajaran digital dan skema insentif bagi guru yang mengajar lintas sekolah secara hybrid.
Sumber: Kompas.com
.jpg)