Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, M. Reza Prabowo, menjelaskan bahwa program ini menyasar seluruh siswa baru yang duduk di kelas 10 SMA dan SMK. Melalui kebijakan ini, para siswa akan menerima perlengkapan sekolah berupa seragam batik bermotif khas daerah Huma Betang dan pakaian olahraga.
“Untuk tahun ini yang menerima adalah seluruh siswa kelas 10 SMA dan SMK. Mereka mendapatkan seragam batik Huma Betang dan pakaian olahraga yang diseragamkan se-Kalimantan Tengah,” ujar Reza Prabowo di Palangka Raya.
Selain batik Huma Betang dan baju olahraga, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga telah menyiapkan jenis bantuan tambahan lainnya. Perlengkapan tersebut meliputi seragam putih abu-abu, seragam pramuka, hingga sepatu sekolah.
Kendati demikian, Reza menekankan bahwa pihak dinas menerapkan sistem kombinasi dalam pembagiannya. Kebijakan ini memastikan bahwa tidak semua siswa menerima seluruh jenis bantuan secara bersamaan agar asas keadilan pencairan bantuan terpenuhi.
“Jangan sampai satu orang menerima semua bantuan, sementara ada anak-anak lain yang justru tidak mendapatkan. Jadi nanti kombinasinya bisa berbeda-beda,” jelas Reza.
Melalui distribusi yang merata, Dinas Pendidikan Kalteng berharap bantuan ini dapat memacu kesiapan para siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di awal masuk sekolah.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sendiri berkomitmen untuk melanjutkan program pro-rakyat ini pada tahun-tahun berikutnya, dengan catatan kondisi keuangan daerah tetap stabil dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus meningkat. Sebagai langkah terukur, pemerintah daerah akan mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan program tahun ini sebelum menetapkan kelanjutan anggaran di masa mendatang.
Sumber : Prokalteng.co
