PALANGKA RAYA, Kaltengmaju.com - Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun 2027 yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur setempat, Selasa (17/3).
Kegiatan yang diinisiasi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Kalteng ini dihadiri Gubernur Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Kalteng, perwakilan DPR RI dan DPD RI Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, jajaran Forkopimda, DPRD Provinsi, Plt. Sekda Kalteng, para Bupati dan Wali kota se-Kalteng, serta pimpinan instansi vertikal.
Dalam forum tersebut, Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menekankan pentingnya Musrenbang sebagai ruang strategis dalam menyelaraskan arah pembangunan dari tingkat pusat hingga daerah. Menurutnya, sinkronisasi program antarlevel pemerintahan menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
“Keselarasan program akan mendorong pembangunan lebih efektif, merata dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Gubernur juga menyampaikan tema pembangunan Kalimantan Tengah tahun 2027, yaitu peningkatan aktivitas ekonomi daerah yang diiringi dengan penguatan tata kelola pemerintahan, sejalan dengan arah kebijakan nasional.
Sementara itu, Plt. Sekda Kalteng, Leonard S. Ampung, menjelaskan bahwa Musrenbang RKPD 2027 merupakan tahapan krusial sebelum penetapan RKPD yang ditargetkan rampung pada Juni 2026. Ia menambahkan bahwa forum ini tidak hanya menjadi ajang sinkronisasi program, tetapi juga sarana menyerap masukan guna menyempurnakan rancangan akhir agar lebih tepat sasaran.
Lebih lanjut disampaikan, proses perencanaan pembangunan tersebut telah dimulai sejak akhir 2025 melalui penyusunan rancangan awal, dilanjutkan dengan forum konsultasi publik, forum perangkat daerah, hingga forum lintas perangkat daerah.
Untuk mendukung pencapaian target pembangunan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menetapkan tiga sektor prioritas, yakni peningkatan produktivitas, penguatan investasi, serta pengembangan sektor industri sebagai motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. (ip/foto: diskominfosp)
