Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN)/Bappenas Pungkas Bahjuri Ali di Palangka Raya, Kamis. (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)
Palangka Raya, Kaltengmaju.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan Program D1 Vokasi gagasan Pemprov Kalimantan Tengah (Kalteng) dinilai sukses menyelaraskan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri (mismatch).
"Program D1 vokasi bidang pertanian, perikanan dan peternakan ini merupakan langkah strategis yang selaras dengan potensi unggulan Kalimantan Tengah di sektor sumber daya alam dan agro industri," kata Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN)/Bappenas Pungkas Bahjuri Ali di Palangka Raya, Kamis.
Hal itu dia sampaikan di sela peluncuran program strategis sektor pendidikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang meliputi pemberian seragam gratis, beasiswa serta lainnya.
Bahjuri menyebut pendidikan vokasi ini sangat relevan dengan potensi lokal atau daerah sehingga mampu serta efektif dalam mengurangi mismatch tenaga kerja di lapangan.
"Kemudian juga meningkatkan prioritas sektor riil dan memperkuat hilirisasi komoditas unggulan daerah," ujarnya.
Sumber : Antara Kalteng