Palangka Raya,Kaltengmaju.com - Kepala Biro Operasional Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Sugeng Riyadi mengatakan, pihaknya mengerahkan sebanyak 2.373 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan Idul Fitri 1447 Hijriah di daerah ini.
"Pada hari ini kami menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Telabang 2026 untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana," katanya di Palangka Raya, Kamis.
Dia mengungkapkan 2.373 personel tersebut terdiri dari 1.501 personel dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan 872 personel dari Polda Kalimantan Tengah. 2.373 personel tersebut, akan disebar ke 53 pos, yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu
"Operasi Ketupat Telabang 2026 ini berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026," ucapnya.
Sugeng menegaskan, sasaran operasi ketupat ini yakni tempat ibadah sholat Idul Fitri, pelabuhan, terminal, pusat perbelanjaan atau pasar, bandara dan pelabuhan, dengan total 1.001 lokasi pengamanan.
Pihaknya telah memetakan periode krusial pergerakan massa, di mana arus mudik diprediksi akan terbagi dalam dua gelombang besar, yakni pada 14–15 Maret dan 19–20 Maret. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24–25 Maret.
"Fokus utama petugas adalah menjaga kelancaran arus lalu lintas serta keamanan di pusat-pusat keramaian," ujarnya.
Sugeng mengimbau seluruh masyarakat, untuk merencanakan perjalanan dengan matang guna menghindari penumpukan kendaraan pada tanggal-tanggal tersebut.
Ia meminta seluruh masyarakat yang melaksanakan mudik, untuk beristirahat di pos-pos yang telah disediakan apabila mengalami kelelahan dan kerusakan kendaraan.
"Ini agar masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman sehingga dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman," demikian Sugeng.
Sumber : Antara Kalteng
