PURUK CAHU, Kaltengmaju.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kab.Mura menggelar Pelatihan Anyaman Rotan bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM), bertempat di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3ADalduk KB) Kab.Mura, Kamis (4/12).
Kegiatan ini dibuka oleh Asisten I Setda Mura, Rahmat K.
Tambunan yang hadir mewakili Bupati Mura Heriyus. Kegiatan tersebut juga
dihadiri Ketua Dekranasda Mura, Warnita Heriyus Plt. Kepala Diskop UKM
Perindag, Sekretaris DP3ADalduk KB, Daniel Patandianan, serta puluhan peserta
pelatihan yang berasal dari berbagai wilayah di Mura.
Bupati Mura dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan
oleh Asisten I Setda, Rahmat K. Tambunan menyampaikan pelatihan ini menjadi
bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi
masyarakat, meningkatkan keterampilan, serta memperkuat daya saing produk lokal
berbasis sumber daya alam.
Menurutnya, rotan merupakan salah satu potensi unggulan
daerah yang harus dikelola secara kreatif dan inovatif agar memiliki nilai jual
tinggi. Ia mendorong peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh
dan memanfaatkan ilmu yang diperoleh guna meningkatkan kualitas usaha serta
memperluas akses pasar.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Mura, Warnita Heriyus
dalam sambutannya mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan tersebut. Ia
menegaskan pelatihan ini tidak hanya bertujuan melestarikan warisan budaya,
tetapi juga meningkatkan kreativitas desain, kualitas produk, dan jejaring
pemasaran agar produk rotan Murung Raya semakin diminati pasar.
Dekranasda dan TP-PKK Mura akan terus berkomitmen
mendukung pengembangan industri kerajinan daerah melalui pelatihan,
pendampingan, hingga fasilitasi promosi produk. Diharapkan pelatihan ini
memberikan motivasi bagi para pengrajin untuk terus berkarya dan memberikan
kontribusi nyata bagi peningkatan ekonomi keluarga serta penguatan industri
kreatif daerah.
Dengan pelaksanaan pelatihan ini, Pemerintah mengharapkan
lahirnya produk-produk rotan khas Murung Raya yang mampu bersaing di pasar
lokal hingga Nasional, serta menjadi identitas dan kebanggaan daerah. (ip/foto: diskominfosp)
