![]() |
| Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo. (introgator.com) |
PALANGKA RAYA, Kaltengmaju.com - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menyoroti ketimpangan pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) yang dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kontribusi ekonomi daerah.
Ia mencontohkan Kalimantan Timur sebagai daerah penghasil sumber daya alam namun hanya menerima DBH sekitar Rp10 miliar, lebih kecil dari beberapa provinsi non-penghasil.
Edy menegaskan bahwa pembangunan nasional akan berjalan seimbang apabila setiap daerah mendapatkan ruang fiskal proporsional sesuai kontribusinya.
Menanggapi penjelasan Kementerian Keuangan terkait perubahan formula DBH berdasarkan UU HKPD, Edy mendukung rencana evaluasi kebijakan transfer dana daerah pada triwulan pertama 2026.
Ia menutup dengan menegaskan komitmen Pemprov Kalteng untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah dan bersinergi dengan pemerintah pusat guna mewujudkan pembangunan yang adil dan merata.
Sumber: introgator.com
.jpg)