PURUK CAHU, Kaltengmaju.com – Bertempat di Aula A Kantor Bupati Murung Raya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menerima kunjungan kerja (kunker) dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Palangka Raya.
Kunjungan tersebut menindaklanjuti perjanjian kerjasama
yang telah ditandatangani oleh Direktorat Jenderal SDM Kesehatan dan Pemkab
Mura beberapa waktu lalu dan sekaligus dalam rangka menjajaki kerjasama antara
kedua pihak dalam bidang pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia (SDM)
kesehatan, Selasa (14/10/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program
Kartu Mura Hebat, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan, yang bertujuan
untuk memperkuat kapasitas tenaga kesehatan di Kabupaten Mura. Melalui sinergi
ini, Pemkab Mura berharap dapat memperluas akses pendidikan tinggi bagi
putra-putri daerah agar mampu berkontribusi di dunia kesehatan.
Kerjasama tersebut mencakup pelaksanaan program
pendidikan Diploma 3 Keperawatan dan Diploma 3 Gizi. Sebelum Perjanjian
Kerjasama disepakati, hingga kini jumlah mahasiswa yang sedang menempuh program
tersebut sebanyak 90 orang. Bahkan, pemkab Mura akan mendukung penuh melalui
fasilitas Kartu Mura Hebat.
Bupati Mura, Heriyus, melalui Wabup Mura, Rahmanto
Muhidin, menyampaikan. langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkab dalam
meningkatkan mutu layanan kesehatan melalui jalur pendidikan. Ia menegaskan,
peningkatan SDM kesehatan merupakan prioritas agar masyarakat di seluruh
wilayah, termasuk pelosok desa, dapat merasakan pelayanan kesehatan yang
merata.
“Pemkab Mura sangat fokus terhadap peningkatan SDM di
bidang kesehatan. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan sistem pendidikan
dan penempatan tenaga kesehatan menjadi lebih baik, serta mampu menjangkau
seluruh lapisan masyarakat,” ujar Rahmanto.
Direktur Poltekkes Kemenkes Palangka Raya, Mars Khendra
Kusfriyadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Mura.
Ia juga menyampaikan kesiapan Poltekkes untuk berperan
aktif dalam pengembangan program pendidikan dan peningkatan kompetensi tenaga
kesehatan di daerah.(ip/foto: diskominfosp).
