![]() |
| Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Antaranews) |
Kaltengmaju.com - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meminta masyarakat untuk tidak khawatir terkait sanksi Amerika Serikat terhadap perusahaan migas Rusia yang berinvestasi di Indonesia, seperti Rosneft di proyek Kilang Tuban, Jawa Timur.
“Tenang saja, banyak jalan menuju surga. Jangan terlalu khawatir, kami sudah siasati,” ujar Bahlil usai Upacara Hari Jadi Pertambangan dan Energi di Monas, Jakarta, Jumat (24/10).
Dirjen Migas Laode Sulaeman menegaskan pemerintah belum berencana mencari mitra lain dan menekankan pentingnya inovasi serta peningkatan daya tawar Indonesia, termasuk melalui peningkatan impor energi dari AS, seperti minyak mentah, BBM, dan LPG.
Sanksi AS dijatuhkan karena Rusia dianggap kurang komitmen terhadap proses perdamaian di Ukraina. Presiden AS Donald Trump menyebut sanksi itu “sangat besar” dan berharap perang akan segera berakhir.
Sumber: Antaranews
%20Bahlil%20Lahadalia.%20(Antaranews).jpg)