.jpg) |
| Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. (Antaranews) |
Kaltengmaju.com - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyatakan kesiapan negaranya untuk terlibat dalam proses pelucutan senjata kelompok Hamas dan mengirim pengamat gencatan senjata ke Jalur Gaza.
“Inggris siap memimpin pelucutan senjata Hamas, mendukung rekonstruksi Gaza, dan berpartisipasi dalam misi pemantauan gencatan senjata,” kata Starmer usai berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Senin (13/10).
Pernyataan itu muncul setelah kesepakatan tahap pertama rencana perdamaian Gaza diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump, yang mencakup pembebasan sandera, penarikan pasukan Israel, dan pembebasan tahanan Palestina.
Rencana perdamaian yang disebut “Deklarasi Trump untuk Perdamaian dan Kemakmuran Abadi” juga menegaskan bahwa Hamas tidak akan dilibatkan dalam pemerintahan Gaza, yang nantinya akan diawasi otoritas internasional.
Sumber: Sputnik-OANA