![]() |
| Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo. (introgator.com) |
PALANGKA RAYA, Kaltengmaju.com – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo menegaskan bahwa Perubahan APBD 2025 harus disusun secara selektif, efektif, dan efisien, dengan memperhatikan langkah antisipatif agar anggaran yang terbatas dapat dimanfaatkan secara optimal.
Raperda Perubahan APBD 2025 telah melalui pembahasan komprehensif, meliputi rapat konsultasi TAPD dan Badan Anggaran DPRD, laporan kerja komisi, hingga pendapat akhir fraksi, dan selanjutnya akan diajukan ke Kementerian Dalam Negeri untuk evaluasi.
Struktur APBD Perubahan 2025 mencatat Pendapatan Daerah Rp7,984 triliun dan Belanja Daerah Rp8,350 triliun, sehingga terjadi defisit Rp365 miliar yang ditutup melalui penerimaan pembiayaan dari SILPA sebesar Rp378 miliar, sedangkan pembayaran pokok utang mencapai Rp13 miliar.
Alokasi belanja diarahkan untuk membiayai 219 program, 683 kegiatan, dan 2.292 subkegiatan di berbagai sektor pembangunan, dengan dokumen tingkat SKPD menjadi acuan operasional pelaksanaan anggaran.
Wagub menekankan pentingnya koordinasi antara Pemerintah Provinsi dan DPRD serta kesiapan seluruh kepala SKPD untuk menjamin implementasi anggaran tepat sasaran, efektif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Sumber: introgator.com
.webp)