Prabowo Hadiri Sidang Umum PBB, Isu Palestina Jadi Sorotan

 

Ilustrasi sidang Majelis Umum PBB. (Antaranews)

 Kaltengmaju.com – Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) resmi digelar di Markas Besar PBB, New York, pada September 2025 dengan tema “Better Together: 80 Years and More for Peace, Development and Human Rights”.

Indonesia hadir dengan Presiden Prabowo Subianto sebagai kepala delegasi—menjadi kehadiran pertama Presiden RI di forum tersebut dalam 10 tahun terakhir. Prabowo dijadwalkan berpidato pada Debat Umum Tingkat Tinggi, 23 September, dengan urutan ketiga setelah Presiden AS Donald Trump dan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva.

Salah satu agenda utama sidang adalah Konferensi Internasional untuk Penyelesaian Damai Palestina pada 22 September, dipimpin bersama Prancis dan Arab Saudi. Forum ini menegaskan kembali komitmen internasional terhadap solusi dua negara.

Sejumlah negara, termasuk Prancis, Kanada, Australia, Finlandia, Selandia Baru, Portugal, dan Luksemburg, menyatakan siap mengakui kedaulatan Palestina. Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot bahkan menyerukan lebih banyak negara bergabung dalam langkah kolektif tersebut.

Indonesia, yang konsisten mendukung Palestina, menegaskan kembali komitmennya. “Tidak akan ada perdamaian abadi tanpa solusi dua negara. Jalan menuju perdamaian adalah terwujudnya Negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota,” kata juru bicara Kemlu, Sugiono.

Kehadiran Prabowo di sidang ini diharapkan memperkuat suara Indonesia dan dunia internasional dalam mendorong tercapainya solusi dua negara serta perdamaian permanen di Timur Tengah.

Sumber: Antaranews

Lebih baru Lebih lama