240 Jurnalis Tewas di Gaza, Terburuk dalam Sejarah Konflik

Arsip foto - Koresponden Al Jazeera Anas al-Sharif (kiri) dan Mohamed Qraiqea tewas, bersama dengan tiga jurnalis Al Jazeera lainnya. (Antaranews)


 Kaltengmaju.com – Jumlah jurnalis yang gugur akibat konflik Gaza sejak Oktober 2023 kini mencapai 240 orang, menjadikannya konflik paling mematikan bagi pekerja media. Korban terbaru adalah juru kamera Palestine TV, Khaled Mohammed Al-Madhoun.

Sebelumnya, lima jurnalis Al Jazeera termasuk Anas Al-Sharif juga tewas dalam serangan Israel terhadap tenda awak media di Kota Gaza. IDF mengakui serangan itu, meski tuduhannya soal keterkaitan dengan Hamas belum diverifikasi.

Jumlah korban jurnalis di Gaza melampaui catatan sejarah konflik besar lain, termasuk Perang Dunia I & II, Vietnam, hingga Afghanistan. Serikat Jurnalis Palestina menyebut enam jurnalis tewas hanya dalam beberapa hari terakhir.

Di Indonesia, Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) mengecam keras serangan ini, menyebutnya sebagai upaya membungkam suara kebenaran.

Sumber: Sputnik / RIA Novosti – OANA

Lebih baru Lebih lama