![]() |
| Tim Siaga BPBD Kabupaten Katingan Melakukan Peninjauan Lapangan Untuk Mencegah Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). (Kalamanthana.com) |
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Katingan, Markus, mengingatkan bahwa potensi karhutla tetap mengintai setiap musim kemarau.
Ia menyebut bahwa kondisi ini seakan menjadi “agenda tahunan” yang sangat berbahaya serta merugikan banyak pihak.
Prediksi dari BMKG menunjukkan bahwa setelah tiga tahun berturut-turut terjadi fase La Nina (2020-2022), tahun ini berpotensi memasuki fase El Nino, yang biasanya meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Kondisi cuaca panas dan pengeringan lahan ikut memperbesar ancaman itu, seperti disampaikan juga oleh BMKG di Kalimantan Tengah.
Dengan latar tersebut, BPBD mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan: hindari membuka lahan dengan cara membakar, hentikan praktik pembakaran hutan, dan tingkatkan kesadaran karena sebagian besar kejadian karhutla disebabkan oleh aktivitas manusia.
“Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sangat penting agar bencana kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir bahkan dihilangkan,” tegas Markus.
Jika Anda ingin versi berita yang lebih singkat atau untuk dipublikasikan di media sosial (caption), saya bisa bantu juga.
Sumber: Kalamanthana.com
.%20(Kalamanthana.com).gif)