PALANGKA RAYA, Kaltengmaju.Com – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo menghadiri buka puasa bersama antara Komisi V DPR RI dan mitra kerja di Kalimantan Tengah (Kalteng), di Halaman Aula Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng, Jumat (21/3/2025) sore.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga
membahas berbagai isu penting terkait transportasi, terutama kesiapan angkutan
Lebaran. Kegiatan ini juga menjadi momentum diskusi dan membahas kesiapan
transportasi jelang mudik Lebaran serta upaya percepatan pembangunan
infrastruktur di daerah.
Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo menegaskan pentingnya
kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat dalam membangun infrastruktur
yang mendukung kelancaran transportasi di Kalteng.
"Melalui acara seperti ini, kita bisa membangun
pemahaman bersama dan memastikan bahwa pembangunan di Kalteng selaras dengan
kebijakan nasional,” ujarnya.
“Sinergi antara Pemda dan DPR RI sangat diperlukan agar
pembangunan transportasi di Kalteng berjalan optimal, kami sangat membutuhkan
support dari pemerintah pusat agar pembangunan di Kalteng berjalan lebih cepat
dan merata. Sinergi dan kolaborasi antara semua pihak adalah kunci untuk
mewujudkan Kalteng yang berkah dan sejahtera,” tambahnya.
Sementara, anggota
DPR RI Komisi V, Muhammad Syauqie, menyoroti pentingnya keselamatan dan
kelancaran saat mudik Lebaran.
“Harapan kita bersama, angkutan Lebaran tahun ini zero
accident dan mudik bisa berjalan lancar. Kami juga mengapresiasi kerja sama
antara Pemda, Polda, serta stakeholder lainnya yang telah menyediakan 14 bus
gratis bagi pemudik,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi
Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy yang turut hadir dalam acara Buka Puasa
Bersama tersebut menyampaikan, buka
puasa bersama ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dengan Komisi V DPR RI
dalam mendukung pembangunan transportasi daerah.
“Ini menjadi kesempatan kita untuk memberikan masukan kepada
Pak Syauqie agar dapat memperjuangkan hak-hak Kalteng di tingkat pusat,
termasuk di sektor perhubungan,” jelasnya.
Salah satu fokus utama yang didorong dalam pertemuan ini
adalah optimalisasi alur Sungai Kapuas-Murung untuk mendukung distribusi sumber
daya alam. “Kami ingin memastikan bahwa jalur ini bisa menjadi exit way
angkutan sumber daya alam dari Kalteng, sehingga dapat meningkatkan efisiensi
dan daya saing daerah,” tambah Yulindra.
Rencananya, dalam waktu dekat, Komisi V DPR RI akan
melakukan kunjungan kerja langsung ke Kalteng untuk meninjau kondisi lapangan
dan mendengar aspirasi dari pemerintah daerah. “Kunjungan ini diharapkan dapat
mempercepat realisasi program-program strategis, termasuk optimalisasi jalur
perairan dan pembangunan infrastruktur transportasi lainnya,” ungkapnya.
Selain itu, Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat
Jenderal Perhubungan Laut, juga akan dilibatkan dalam mendukung program
strategis daerah. “Kami berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat agar
pembangunan di sektor perhubungan Kalteng bisa lebih cepat terealisasi,”
tandasnya.
Dengan adanya sinergi antara Pemprov Kalteng, DPR RI, dan
Kementerian terkait, diharapkan pembangunan infrastruktur transportasi di
Kalimantan Tengah dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang luas
bagi masyarakat. (mmc/foto: dishub)
