Pemkab Mura Workshop Optimalisasi Layanan Perumda Danum Pomolum

 


PURUK CAHU, Kalteng Maju.com- Pj Bupati Murung Raya (Mura) yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mura, Yulianus, menghadiri sekaligus membuka Kegiatan Workshop Optimalisasi Layanan Perumda Danum Pomolum tahun 2024 di Aula Cahai Ondhui Tingang (Gedung B) Kantor Bupati setempat, Rabu (28/8).

Kegiatan tersebut diinisiasi etda Kab.Mura Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam, dihadiri 37 peserta terdiri dari pegawai yang ada di kantor Induk Puruk Cahu berjumlah 31 orang dan  6 orang dari IKK/Unit Kecamatan, yakni Jajaran Manajemen dan Karyawan Perumda Danum Pomolum.

Diawali dengan pembacaan laporan Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Setda Kab Mura, Jayadie Y Dadi, tujuan dari kegiatan workshop tersebut sebagai bentuk Optimalisasi Layanan Perumda Danum Pomolum.

“Kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan di Kab Mura hal ini dirasa perlu mengingat masih banyak permaslahan-permasalahan yang ada di Perumda Danum Pomolum terkait suplai air bersih ke lapisan masyarakat Mura,” tutur Jayadie.

Selanjutnya dilanjutkan dengan Sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut oleh Asisten II, Yulianus. Ia menyampaikan ketersediaan air sangatlah vital bagi kehidupan, maka dalam hal ini Pemkab Mura berusaha untuk menjamin ketersediaan air bagi masyarakat.

“Dalam prakteknya proses pengelolaan yang dilakukan Perumda Danum Pomolum masih belum optimal, hal ini tergambar dari banyaknya laporan masyarakat yang menyatakan layanan air bersih dari Perumda masih belum terpenuhi dengan baik,” ucap Yulianus.

“Harapannya dengan adanya workshop ini selanjutnya mampu mengoptimalisasi layanan, baik tata kelola maupun administrasi keuangan yang merupakan suatu upaya guna meningkatkan sumber daya manusia yang ada pada Perumda Danum Pomolum,” lanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut, menghadirkan narasumber dari Politeknik Negeri Banjarmasin, yaitu Dr Agus Ferdinanto, SE, MSi selaku Pakar Administrasi Bisnis dan Dr Monika Handayani, SE, Ak, CA, MM, AP/PKN selaku Pakar Akutansi. (ril/foto: diskominfo)

Lebih baru Lebih lama